RSS

Arsip Kategori: Sajak Bumi

Sajak-sajak yang tercipta ketika akal, budi, daya dan rasa melebur dalam semesta kesadaran, ketundukan dan kepasrahan…

Syukurku

gemericik air di bawah kakiku yang tergantung bebas
lalu gerak gesit kepiting sawah di tepian arusnya
setia menemani buaian semerbak aroma secangkir kopi
yang menyegarkan pandangan sepasang mata
atas hamparan pesawahan hijau yang sedang disiangi
sementara batu penyumbat wangan di depanku
terpekur dan tertunduk akan kebesaran-Nya…

demi Yang Maha Agung
kalian tidak miskin sobat
selama kalian mensyukuri nikmat

(Bangil, 9 Maret 2012)

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1, 7 September 2012 in Sajak Bumi

 

Terasing

Kau harus berjalan melintasi waktu
Melintasi masa Ra dan Horus
Hingga lima belas Ptolemy yang tertunduk di hadapan Roma

Kau juga harus berjalan melintasi banyak negeri
Melintasi Akhetaten, negeri para Atenis
Melintasi Dacia, negeri para Zamolxis

Hingga bertemu dengan jalanan berbatu
Di mana engkau tidak lagi bertemu seorangpun
Yang mampu mengusir kesendirianmu

(Bangil, 23 Agustus 2012. Ketika ilmu memisahkanmu dari sebayamu)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1, 7 September 2012 in Sajak Bumi